Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Apa kabar?

Ingin ku teriak jangan. Tapi, apa dayaku. Dibelakang sana kita pernah dalam satu kisah, kisah singkat yang kita sendiri tak pernah tau kapan itu dimulai dan akhirnya seperti apa. Aku pernah menghilang sebentar tanpa izinmu. Aku takut terlalu lama diam didekatmu. Ku dengar banyak cerita dari mereka yang mengaku mengenalmu. Mereka bilang kau tak seperti apa yang aku lihat. Aku tak terlalu paham caranya membenci. Karna aku pun tau bahwa diri ini juga membungkus rapi banyak kekurangan. Kita sama-sama tak punya kuasa menggerakkan kalbu. Ku lihat kau bergerak lebih jauh saat ini. Semoga segala inginmu diijabahNya. Semoga hidupmu selalu menyenangkan.

Pergilah bersama dirimu

Jenuh seringkali menghantui. Kejenuhan yang datang dalam kesibukan Dan kejenuhan yang datang dalam kekosongan. Jangan bohongi dirimu, kamu pasti tahu bahwa tak selamanya tertawa itu menyenangkan Dan tak selamanya menangis itu menyedihkan. Bawa dirimu pergi jauh sebentar Dirimu lemah, beri dia sedikit waktu untuk menghirup udara segar Alam bebas menunggu hadirmu Alam takkan kecewa jika kamu datang hanya bersama dirimu Alampun paham curahanmu tanpa kamu harus bicara Kamu hanya perlu duduk diam Tapi, jangan terlalu lama membeku disana. Kembalilah ke hari-harimu, karena alampun ingin dirindukan.

Malam ini dingin

Saat ruang tak ingin memberi tempat.  Kala ragu berdampingan dengan yakin. Terimakasih telah hadir membawa jawab dari setiap tanya dan hadir tanpa bekal janji. Tapi, sadarlah bahwa kita terus menerus melangkah ke arah yang sama dengan tujuan yang berbeda.  Lelah bukan? Kumohon, jangan buat persamaan antara penasaran dan nyaman, karena nyaman bukan alasan untuk saling menyakiti. Kita terlalu sibuk menerka-nerka sampai lupa kalau ternyata kita saling bergantung harap. Belajarlah melibatkan rasa pada saat yang tepat.  Diluar sana banyak kesibukan menunggu.  Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengubah skenario indah dari Tuhan. Percayakan semuanya pada Sang Pemilik Hati. Percayalah, hanya doa yang dapat mengubah takdir.