Saat ruang tak ingin memberi tempat.
Kala ragu berdampingan dengan yakin.
Terimakasih telah hadir membawa jawab dari setiap tanya dan hadir tanpa bekal janji.
Tapi, sadarlah bahwa kita terus menerus melangkah ke arah yang sama dengan tujuan yang berbeda.
Lelah bukan?
Kumohon, jangan buat persamaan antara penasaran dan nyaman, karena nyaman bukan alasan untuk saling menyakiti.
Kita terlalu sibuk menerka-nerka sampai lupa kalau ternyata kita saling bergantung harap.
Belajarlah melibatkan rasa pada saat yang tepat.
Diluar sana banyak kesibukan menunggu.
Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengubah skenario indah dari Tuhan.
Percayakan semuanya pada Sang Pemilik Hati.
Percayalah, hanya doa yang dapat mengubah takdir.
Komentar
Posting Komentar